VdBackground 01.jpg

Hal-hal yang Dilakukan Para Wirausaha

Print
Created on Thursday, 05 February 2015 Last Updated on Friday, 06 March 2015 Written by Phi-D


Banyak orang berpikir bahwa hidup sebagai seorang wirausaha sangatlah menyenangkan. Mereka melihat bahwa para wirausaha memiliki uang yang lebih banyak, waktu yang lebih fleksibel, prestise yang lebih tinggi dan sebagainya. Akan tetapi fakta memperlihatkan bahwa hanya sedikit sekali orang yang dapat menjadi seorang wirausaha yang berhasil. Maka ini menimbulkan satu pertanyaan, "Apa yang membedakan para wirausaha dan pegawai?" (baca juga: Cara-cara untuk Hidup Bebas)

Banyak orang mengetahui nama Elon Musk, Mark Zuckerberg dan Garrett Camp, dan nama-nama itu bahkan lebih terkenal dari Twitter dan WhatsApp. Ya, mereka adalah orang-orang yang menjadi wirausaha yang sukses.

Sebenarnya, wirausaha adalah suatu cara berpikir, suatu pendirian dan suatu gaya hidup yang digunakan oleh mereka yang tidak puas dengan kondisi yang sama selama jangka waktu tertentu (status quo). Ini adalah pendekatan pada kehidupan yang mengharuskan adanya kreativitas sehingga membuat kegiatan dan tindakan yang telah dilakukan berbeda dari sebelumnya. Ini bukanlah keadaan "diam" karena berada di kondisi yang sama.

James Altucher, seorang wirausaha, penulis paling laris dan investor, mengatakan bahwa baginya, menjadi seorang wirausaha tidak berarti memulai untuk membuat Facebook bentuk lainnya, ataupun memulai bisnis apa saja, tetapi ini berarti MENEMUKAN TANTANGAN dalam hidup Anda dan menentukan cara KREATIF untuk menaklukkan tantangan tersebut.

Maka meski Anda tidak memiliki keahlian tertentu untuk mengubah dunia atau Anda tidak dapat mencari lokasi untuk mendirikan toko di Silicon Valley (baca artikel: Apa itu Silicon Valley?), ada beberapa aspek dari cara berpikir seorang wirausaha yang dapat memperkaya pekerjaan dan kehidupan Anda. Berikut ini adalah beberapa hal berbeda yang dilakukan para wirausaha.

Mereka Cukup Berani untuk Membuat Mimpi Mereka menjadi Nyata

Para wirausaha memilih untuk melepaskan keamanan dan kebiasaan ”pekerjaan biasa” yang dulu mereka miliki untuk hidup dalam gaya hidup yang tidak pasti dan tidak aman. Membuat pertukaran yang tidak menguntungkan ini membutuhkan banyak sekali keberanian. Akan tetapi selalu ada potensi penghargaan yang akan diterima suatu saat nanti, seperti halnya ikon Walt Disney.

Mereka Lebih Memikirkan Pelanggan Mereka daripada Diri Sendiri

Para wirausaha jarang sekali memikirkan untuk mencari popularitas untuk diri sendiri. Sebaliknya mereka lebih memikirkan orang-orang yang ingin mereka bantu atau masalah yang ingin mereka selesaikan. Ini berarti melapisi apa yang mereka kerjakan dengan suatu lapisan, yaitu lapisan pemahaman yang membuat mereka memiliki cara pandang yang berbeda antara sukses dan gagal saat keadaan menjadi sangat sulit.

Dalam bukunya, APE, Guy Kawasaki, seorang penulis, penerbit dan wirausaha, kepala penginjil pendahulu Apple, menulis, ”Pada saat terkelam, di waktu yang paling membingungkan, ingatlah pada NILAI yang Anda coba ingin tambahkan pada kehidupan orang-orang, Anda akan merasakan kepuasan saat itu, atau itu akan Anda rasakan nanti di masa depan.”

Mereka Tidak Pernah Berhenti Belajar

Mereka yang ada dalam suatu bisnis harus membuat produk-produk baru dan menemukan cara-cara baru untuk melakukan sesuatu, dan kebanyakan yang dilakukan para wirausaha ini tidak dapat diajarkan dalam kelas bisnis (baca artikel: Pelajaran-pelajaran yang Tidak Anda Dapatkan dari Sekolah Bisnis). Mereka tahu benar bahwa pelajaran paling penting dipelajari melalui KEHIDUPAN. Oleh karena itu, para wirausaha tetap terbuka, fleksibel dan selalu ingin tahu dan menyerap sebanyak mungkin ilmu sepanjang hidup mereka.

Richard Branson, pendiri Grup Virgin, memulai usahanya dengan menerbitkan majalah Student (siswa) pada usia 16 tahun. Belakangan ia mengembangkan serangkaian bisnis lainnya, yaitu dapur rekaman, perusahaan musik, perusahaan penerbangan dan sekarang perusahaan komersial penerbangan. Ya, daripada menjadi ahli dalam satu bidang, Branson terus belajar dan beradaptasi sepanjang hidupnya.

Mereka Tidak Pernah Menyerah

Para investor dan wirausaha tidak pernah berhasil dalam percobaan pertamanya. Untuk membuat sesuatu yang dapat bertahan lama dan berharga, itu biasanya membutuhkan kerja keras, fokus dan pengabdian selama bertahun-tahun; suatu ide hanya titik awal. Kelly Zen-Yie Tsai, seorang penyair dan pendiri perusahaan produksi, percaya bahwa tingkat ketekunan merupakan elemen kritis dari seorang wirausaha. ”Itulah cara menjadi seorang wirausaha: sangat fokus pada satu hal yang belum ada dan tetap mengerjakannya sampai itu menjadi kenyataan.”

Mereka Mencintai Kegagalan

Kebanyakan orang begitu takut gagal. Ketakutan untuk gagal benar-benar melumpuhkan seseorang. Tapi bagi seorang wirausaha, kegagalan adalah sesuatu yang dirangkulnya. Ini adalah suatu petunjuk untuk mendorong batasan, dan ini adalah sesuatu yang harus terjadi saat seseorang selalu mencoba hal-hal baru secara rutin.

Mereka Mencari dan Memenuhi Kebutuhan Dunia

Para wirausaha ingin melakukan sesuatu yang lebih dari apa yang menjadi minat mereka. Mereka ingin memecahkan masalah atau menciptakan suatu produk yang dapat memenuhi kebutuhan.

Beberapa orang memulai bisnis karena kecewa pada sistem yang tidak efesien dan cacat. Yang lainnya digerakkan oleh pengalaman pribadi dari kemiskinan dan kemalangan. Blake Mycoskie, pendiri TOMs, menulis dalam Start Something That Matters (Memulai Sesuatu yang Berarti) bahwa ia memulai bisnisnya setelah melakukan perjalanan ke Argentina dan melihat anak-anak yang tidak memiliki sepatu. ”Kekurangan tidak hanya menyulitkan setiap aspek dalam kehidupan, tetapi itu juga termasuk hal-hal penting seperti masuk ke sekolah dan mendapatkan air dari sumur yang membuat mereka berpotensi menderita sakit.”

Mereka Mengambil Ide Lama dan Membuat Jalan yang Lebih Baik untuk Ide Tersebut

Ada orang yang berpikir bahwa wirausaha akan berfokus pada ide-ide yang belum ada, namun para wirausaha sering mengubah model yang telah ada atau memperbaiki produk-produk yang sudah lama. Terkadang, menemukan kembali ide-ide lama akan mengubah cara kita berlatih, membaca dan makan.

Dan di atas semuanya, Mereka Bertindak

Para wirausaha melaksanakan ide mereka saat banyak orang ”kehilangan” keyakinan untuk melaksanakan ide mereka. Para wirausaha ini adalah ahli untuk mengubah sesuatu yang tidak nyata menjadi sesuatu yang nyata. Tindakan sederhana untuk melaksanakan ide merupakan satu dari tantangan terbesar dari kehidupan; dan pada akhirnya inilah yang meneguhkan seseorang sebagai wirausaha.

Disadur bebas dari: 8 Things Entrepreneurial People Do Differently (©  www.huffingtonpost.com)

Hits: 721