VdBackground 01.jpg

Karakter Seorang Penulis

Print
Created on Tuesday, 21 July 2015 Last Updated on Tuesday, 25 August 2015 Written by Phi-D


Saat duduk di bangku SMP atau SMA, siswa diwajibkan membuat sebuah karya tulis yang harus ditulis dalam beberapa lembar. Saat kuliah, salah satu syarat kelulusan adalah pembuatan skripsi, yang menuntut keterampilan menulis berpuluh-puluh, bahkan beratus-ratus halaman.

Memang di awal pembuatan sebuah karya tulis, atau pun laporan, dan skripsi, menulis bukan lagi menjadi suatu hiburan, tapi itu lebih dianggap beban yang memberatkan. Tapi, mengapa seseorang seolah-olah “diwajibkan” untuk menulis? Apakah kelebihan menulis? Dapatkah menulis membuat seseorang menjadi hebat? Apakah ada karakter menarik yang dapat dibangun hanya dengan menulis?

Pada tanggal 9 Juli 2015, saya berkesempatan untuk berbicara santai di tengah pelatihan dengan seorang penulis sekaligus dosen dari salah satu universitas negeri andalan di daerah Depok, Bp. Johar Arifin. Saya begitu terkagum-kagum dengan keterampilan bahkan pengetahuan yang sangat luas yang dimiliki oleh Bp. Johar. Di hari terakhir pelatihan, Pak Johar mendekati saya dan mengatakan untuk terus mengembangkan hobi saya untuk menulis. Beliau mengatakan bahwa ada begitu banyak karakter menarik yang dapat dibentuk oleh seseorang yang suka, bahkan sering menulis.

Penasaran dengan kata-katanya, sekaligus ingin membuktikan kebenaran teorinya, saya pun menelusuri internet. Dan berikut ini adalah beberapa karakter yang saya temukan, yang memang telah tanpa disadari dikembangkan karena suka menulis. Bahkan bisa juga dibalik, karakter-karakter berikut ini memang wajib dimiliki oleh seseorang yang ingin menulis, atau pun belajar menulis.
 
1. Peduli terhadap Orang Lain
Seorang penulis akan membagikan pengetahuannya dalam bentuk tulisan karena ingin memperbaiki kehidupan orang lain. Ini membuatnya terus belajar seraya berupaya memahami kebutuhan, bahkan kesulitan orang lain, dengan tujuan agar dapat memberikan informasi yang akurat demi kepentingan orang lain.

2. Kritis
Seorang penulis selalu mengajukan pertanyaan kepada orang lain, bahkan kepada dirinya sendiri. Ia akan selalu berupaya mencari tahu alasan di balik setiap pernyataan, kejadian, atau pun tindakan.

3. Peka
Seorang penulis akan selalu mencari dan menemukan apa yang disukai orang lain. Kepekaannya membuat ia dapat menuliskan tentang berbagai macam orang, baik itu baik atau buruk, membosankan atau menarik. Saat seorang penulis gagal mempelajari berbagai karakter manusia, ia tidak akan dapat memotret sebuah karakter dalam tulisannya dengan baik dan wajar. Ya, dalam sebuah tulisan, bahkan hewan imajinasi yang tidak pernah ada di dunia nyata pun harus memiliki karakter dari seorang manusia.

4. Imajinasi
Seorang penulis harus memiliki imajinasi yang tinggi. Daya imajinasi ini dapat ditumbuhkan melalui buku, film, gambar, orang, bahkan tempat tertentu.

5. Suka Membaca
Seorang penulis harus suka membaca, baik itu membaca artikel, berita, buku, majalah, puisi. Selain itu, penulis juga harus dapat membaca suatu situasi, keadaan, atau pun apa saja yang tidak tertulis dan terucap. Seorang penulis juga harus membaca tentang menulis. Mereka harus membaca tulisan orang lain, bahkan tulisannya sendiri berulang kali.

6. Pengamat
Seorang penulis adalah pengamat yang terampil karena ia harus dapat memperhatikan hal-hal yang bahkan tidak diperhatikan oleh orang lain. Mereka juga harus memperhatikan secara detil tentang suatu hal sehingga dapat menemukan hal lainnya lagi.

7. Empati Tinggi
Seorang penulis sering merasakan diri mereka berada di situasi yang sedang dialami orang lain. Mereka suka menginstropeksi diri dengan selalu menanyakan MENGAPA ia merasa seperti ini. Ia juga selalu membuat catatan tentang bagaimana suatu kejadian atau apa yang orang lain katakan membuatnya merasakan sesuatu. Bahkan dalam beberapa kasus, seorang penulis dapat menuliskan perasaannya dalam sebuah tulisan.

8. Analitis
Seorang penulis harus memiliki keterampilan untuk menganalisa dirinya sendiri, orang lain, bahkan segala sesuatu. Saat seorang penulis melihat suatu kejadian, ia memecahkan situasi tersebut dalam kejadian-kejadian yang lebih kecil dan sederhana, menyelidikinya berulang kali, membuatnya menjadi suatu ide, dan menuliskannya.

9. Disiplin Diri
Jika seorang penulis mudah disimpangkan, tidak dapat menyelesaikan tulisannya, mudah menjadi bosan, selalu membuat alasan untuk tidak duduk dan berkonsenterasi, maka ia akan tidak dapat mendisiplin dirinya sendiri. Ini berarti ia bukanlah penulis yang ulet dan tekun untuk duduk dan menulis (baca juga artikel: Karakter WAJIB untuk Sukses).

Ya, menulis termasuk pekerjaan yang sunyi, karena menulis akan sangat mudah dilakukan saat sendirian. Maka seorang penulis harus dapat mendisiplin dirinya sendiri tanpa disuruh oleh orang lain untuk menulis. Meski tidak semua tulisannya dipublikasikan, seorang penulis sanggup menulis setiap hari.

10. Menulis Ulang
Ada saat-saat tertentu dimana ide awal dalam tulisan bisa jadi merupakan kesalahan dan itu HARUS dibuang. Ya, seorang penulis harus selalu mengingat Aturan #1 Penulisan: Ide awal adalah sampah. Dan kebanyakan penulis tahu pasti bahwa aturan ini memang benar. Mereka akan memikirkan kembali apa yang telah mereka tulis, sehingga ini terkadang membuat mereka harus membuang, memperbaiki, atau pun menulis kembali.

11. Menerima Kritikan
Seorang penulis harus dapat menerima, bahkan senang, dikritik. Tidak semua buku disukai, ini berarti tidak semua orang akan menyukai tulisan yang ditulis oleh penulis tertentu. Ya, tidaklah mungkin untuk membuat semua orang menyukai tulisan yang ditulis (baca artikel: Menyenangkan Orang Lain itu Tidak Menyenangkan). Seorang penulis bahkan dituntut untuk dapat mengkritik apa yang telah ditulisnya sendiri. Maka untuk dapat bertahan menjadi seorang penulis, seorang penulis harus terbuka, menerima kritikan, tidak merasa sakit hati terhadap kritik-kritis pedas yang membangun, dan tidak perlu terlalu mengkuatirkan orang-orang yang kecewa dan tidak suka dengan tulisan Anda (baca artikel: Alasan untuk Tidak Menyenangkan Orang Lain).

12. Tidak Mudah Menyerah
Para penulis sering menerima penolakan dari agen, percetakan, editor, jurnal, majalah, perlombaan, dan sebagainya (baca artikel: Ambillah Risiko!). Mereka ditolak ratusan, bahkan ribuan kali. Satu trik jitu agar dapat menghadapi penolakan ini adalah JANGAN MENYERAH dan tetaplah menulis (baca artikel: Jangan Menyerah Sekarang!).

13. Sabar
Seorang penulis menyelesaikan tulisannya dalam beberapa waktu, editor memeriksa pengejaan dan tata bahasa dalam beberapa bulan, percetakan mencetak buku dan mengirimnya ke toko-toko buku dalam beberapa bulan, setelah itu agen penjualan buku mempromosikan buku dalam beberapa waktu. Ya, ada banyak waktu yang dibutuhkan sebuah buku untuk sampai ke rumah seseorang dan seorang penulis akan bersabar menunggu proses ini sampai ia dapat mengetahui apakah bukunya dapat diterima atau tidak.

14. Rasa Ingin Tahu yang Tinggi
Seorang penulis harus senang mempelajari hal-hal baru dan menantang, dan ini dapat dilakukannya jika ia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Jadi:
Ingin memiliki karakter-karakter menarik ini? Mulailah menulis sekarang juga!
Ingin menulis? Bangunlah karakter-karakter di atas dalam diri!

Aza-aza FIGHTING.

Baca juga artikel: Karakter yang Hanya Dimiliki Penulis

Catatan:
Karakter-karakter ini ternyata dapat dimiliki bukan karena bawaan lahir, tapi itu DAPAT DILATIH. Maka untuk menciptakan generasi muda berkarakter, mulailah melatih anak-anak usia didik untuk menulis. Memang menganjurkan orang menulis tidak sepenuhnya mudah. Beberapa orang bisa jadi bertanya, ”Apa yang mesti ditulis? Bagaimana cara menulis yang baik?” Sebenarnya untuk melatih menulis, seseorang dapat memulainya dari hal sederhana, seperti menuliskan cerita tentang pengalaman hidup, pengalaman saat liburan, atau pun menceritakan kembali sejarah dari sebuah tempat.

Referensi:  The 6 Unique Traits of All Remarkable Writers (© www.copyblogger.com) |  Top 10 Personality Traits Necessary to be a Writer (© writeforcoffee.blogspot.com)  |
Ten characteristics you need to become a writer ( © www.dillonscott.com)

Sumber gambar: 2015, Tahun untuk Jadi Penulis ( © campaign.grazera.com)

Hits: 1506