VdBackground 01.jpg

Kepribadian Pemimpin yang Menyenangkan

Print
Created on Friday, 13 November 2015 Last Updated on Tuesday, 25 July 2017 Written by Phi-D


Banyak pemimpin membangun karakter yang keras dan membuat banyak peraturan yang ”kejam” serta mudah marah. Mereka memiliki pandangan yang hebat dan setelah itu berpikir bahwa dengan itu semua, ia dapat ”memerintahkan” orang-orang yang segan hati untuk mematuhi dan mengikuti aturan mereka. Akan tetapi, itu hanyalah kepatuhan yang sementara, bukan selamanya. Setelah itu, karakter itu malah akan membuat bawahannya menyerah dan pergi sebelum pemimpin itu dapat memperlihatkan keterampilan sesungguhnya ke orang-orang di bawah pimpinannya. Karena itu, ini mengajarkan bahwa untuk membuat orang-orang yang dipimpinnya benar-benar mengikuti perintah, seorang pemimpin harus menjadi pribadi yang menyenangkan.

Kebanyakan orang seringkali tidak mempedulikan sifat, atau karakter bawaan, dan keterampilan yang nyata dari seorang pemimpin, seperti kepintaran, mudah bergaul, tampilan yang menarik, dan sebagainya. Mereka pada umumnya sering berfokus pada kualitas yang dimiliki seorang pemimpin, seperti mudah didekati, rendah hati, dan berpikir positif. Ya, karakter-karakter ini menggambarkan pemimpin-pemimpin yang terlatih dan memiliki kecerdasan emosi.

Penelitian pada laman TalentSmart memperlihatkan data dari lebih dari jutaan orang yang menunjukkan bahwa pemimpin-pemimpin yang berkualitas bukan hanya sangat disukai, tetapi mereka memiliki kinerja di atas mereka yang tidak memiliki kualitas itu. Menjadi seorang pemimpin yang menyenangkan memang sebuah pilihan, dan itu membutuhkan kecerdasan emosional (EQ). Tidak seperti sifat bawaan lahir dan kecerdasan otak (IQ), yang merupakan karakter yang tidak dapat diubah, kecerdasan emosional merupakan keterampilan fleksibel yang dapat ditingkatkan seraya seseorang mengerahkan upaya untuk melakukannya.

Berikut ini adalah kunci karakter yang dilakukan oleh pemimpin yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi sehingga mereka disukai oleh bawahannya.

1. Mereka membentuk Hubungan Pribadi
Bahkan dalam ruangan yang sangat padat, seorang pemimpin yang menyenangkan dapat membuat orang-orang di dalam ruangan merasa sedang diajak berbicara secara pribadi sehingga mereka merasa bahwa merekalah satu-satunya orang di ruangan. Pemimpin yang menyenangkan berkomunikasi dengan sangat pribadi, pada tingkat emosional. Mereka tidak pernah lupa ada manusia yang memiliki darah dan daging sedang berada di hadapan mereka.

2. Mereka Mudah Didekati
Kebanyakan orang akan memiliki waktu untuk Anda jika Anda pun dapat melakukan sesuatu untuk orang tersebut. Ya, pemimpin yang menyenangkan benar-benar yakin bahwa setiap orang, apa pun pangkatnya atau keterampilannya, sangat menghargai waktu dan perhatiannya. Pemimpin yang menyenangkan akan membuat orang-orang merasa berharga karena mereka YAKIN bahwa SETIAP orang itu memang BERHARGA.

3. Mereka Rendah Hati
Hal yang paling cepat membunuh perasaan suka seseorang adalah sifat arogan dan sombong. Pemimpin yang menyenangkan tidak bertindak seolah-olah mereka lebih baik dari orang lain karena mereka TIDAK BERPIKIR bahwa memang ia lebih baik dari orang-orang lain. Sebaliknya daripada menjadi sumber gengsi, mereka melihat posisi kepemimpinan sebagai tambahan tugas untuk melayani mereka yang mematuhi perintah dan mengikuti arahannya.

4. Mereka Berpikir Positif
Pemimpin yang menyenangkan selalu memiliki pandangan yang positif, dan ini terlihat dari cara mereka menggambarkan segala sesuatu. Mereka tidak perlu memberikan presentasi ke dewan direktur, mereka hanya akan membagi pandangan dan ide ke dewan. Mereka tidak perlu merancang tamasya karyawannya, mereka hanya perlu bertemu dan berkunjung ke orang-orang yang membuat produk-produk di perusahaannya. Mereka tidak perlu menahan lapar atau menjalankan program diet karena mereka selalu mengatur dengan baik makanan-makanan sehat yang mereka konsumsi. Bahkan di saat situasi negatif jelas-jelas ada di hadapan mereka, pemimpin yang menyenangkan terus mengeluarkan harapan dan antusias tentang masa depan. Mereka selalu memiliki keyakinan bahwa mereka dapat membuat hari esok yang lebih baik dari hari ini.

5. Mereka Berani Mengakui Kegagalan
Saat berhasil mencapai sesuatu, atau pun gagal melakukan sesuatu, pemimpin yang menyenangkan akan terus melangkah. Mereka tidak akan ”meniup terompet”, atau pun menjadi gugup dan kebingungan saat mereka memang harus ”meniup terompet”. Mereka menikmati kesuksesan mereka tanpa menjadi bangga secara berlebihan dan mereka siap mengakui kegagalan mereka tanpa terperosok ke dalamnya. Ya, pemimpin yang menyenangkan SANGGUP belajar dari kesuksesan, atau pun dari kegagalan yang mereka alami.

6. Mereka Murah Hati
Kebanyakan orang bekerja untuk seseorang yang selalu menahan, baik pengetahuan atau pun sumber daya lainnya. Mereka takut jika orang yang diajarnya akan lebih pintar dalam melakukan pekerjaan yang ia lakukan. Pemimpin yang menyenangkan selalu murah hati pada setiap orang yang dikenalnya dengan membagikan apa yang mereka tahu dan sumber daya yang dapat mereka akses. Mereka ingin bawahannya melakukan pekerjaan yang lebih baik dari orang lainnya dan mengerti bahwa sebagai pemimpin mereka memiliki tanggung jawab untuk melatih bawahannya. Mereka juga sangat yakin dan tidak pernah kuatir bahwa kesuksesan bawahannya akan membuat mereka terlihat buruk. Sebaliknya mereka yakin bahwa kesuksesan setiap bawahannya adalah kesuksesan mereka juga.

7. Mereka Menunjukkan Integritas
Pemimpin yang menyenangkan membangkitkan rasa percaya dan kagum melalui TINDAKAN mereka, bukan hanya melalui kata-kata mereka. Kebanyakan pemimpin mengatakan bahwa integritas sangat penting untuk mereka, tetapi pemimpin yang menyenangkan melakukan apa yang dikatakannya dengan cara menunjukkan integritas setiap hari. Bahkan pemimpin yang terlihat menarik secara penampilan tidak terlihat menyenangkan jika penampilannya yang menarik itu tidak disertai integritas yang kuat.

8. Mereka Membaca Orang Lain seperti Membaca Buku
Pemimpin yang menyenangkan tahu caranya membaca orang seperti suatu komunikasi yang tidak terucapkan terkadang lebih penting dari kata-kata yang diucapkan orang-orang. Mereka memperhatikan ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan nada suara untuk mengetahui apa yang sebenarnya dirasakan dan dialami orang-orang di bawahnya. Dengan kata lain, pemimpin yang menyenangkan memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan keterampilan EQ yang kritis.

9. Mereka Menghargai Potensi
Robert Brault mengatakan, “Karisma tidak selalu membuat orang menyukai Anda seperti mereka menyukai diri sendiri.” Pemimpin-pemimpin yang menyenangkan tidak hanya melihat potensi terbaik dari orang-orangnya, tetapi mereka juga memastikan orang-orang lain melihatnya juga. Mereka menarik talenta-talenta setiap orang sehingga semua orang dapat bekerja lebih baik dan terampil.

10. Mereka ”Berisi”
Daniel Quinn mengatakan, ”Karisma hanya memenangkan perhatian orang. Sekali Anda mendapatkan perhatian, Anda harus memiliki sesuatu untuk dikatakan kepada mereka.” Pemimpin-pemimpin yang menyenangkan mengerti bahwa pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki sangat penting untuk kesuksesan bawahannya. Karena itu, mereka secara rutin berbicara pada bawahannya untuk membagi pengetahuan mereka. Mereka juga tidak pernah menyombongkan diri atau berpura-pura terlihat seperti orang pintar karena mereka memang mengetahui banyak hal untuk dibagikan dengan bawahannya.

Ya, karakter yang disukai dan menyenangkan bukanlah karakter bawaan lahir, akan tetapi itu diperoleh dengan mempelajarinya seperti halnya mempelajari suatu keterampilan untuk berhasil melakukan suatu pekerjaan. Dan seperti keterampilan bekerja lainnya, Anda pun dapat mempelajari orang-orang yang terampil, meniru apa yang mereka kerjakan, dan menyesuaikan cara kerja mereka dengan gaya kerja Anda. Dengan mengikuti ini semua, maka Anda akan lebih disukai di mana pun, bahkan di tempat pekerjaan Anda.

Disadur bebas dari: 10 Habits Of Ultra-Likable Leaders (© www.forbes.com)

Sumber Gambar: Karakter Pemimpin (@ www.peterlim-mba.com)

Hits: 137