VdBackground 02  .jpg

Kebiasaan-kebiasaan yang Merusak Alat Masak Anti-Lengket

Print
Created on Tuesday, 30 October 2012 Last Updated on Wednesday, 03 July 2013 Written by Phi-D


Semua panci, wajan, serta perlengkapan masak lain yang berlabel anti-lengket, sengaja diciptakan untuk menghasilkan makanan yang lebih sehat karena memasak dengan peralatan itu berarti mengurangi jumlah minyak yang dipakai.

Selain itu, memasak dengan perangkat anti-lengket juga berarti mengurangi waktu untuk membersihkan peralatan masak karena lebih mudah mencucinya. Tapi kalau tak dirawat dengan baik, umur peralatan pun cuma sebentar alias gampang rusak. Maka penting untuk merawat dan melindungi peralatan masak ini dengan menghindari kebiasaan buruk berikut.

1. Jadi Alas Memotong
Memotong daging, sayuran, atau lainnya di dalam panci/wajan dengan pisau metal, akan mengakibatkan goresan di permukaan. Meski goresan hanya sedikit, tetap bisa membuat panci/wajan berkarat. Maka gunakan peralatan dari karet atau spatula silikon untuk memotong dan mengambil makanan dari panci atau wajan.

2. Cara Penyimpanan yang Salah
Menyimpan secara sembarangan, mencampur dengan alat-alat lain yang terbuat dari metal atau besi, akhirnya dapat menyebabkan goretan. Karena itu, tata peralatan anti-lengket dengan benar. jangan ditumpuk dengan yang bukan anti-lengket untuk menghindari goresan.

3. Perubahan Suhu Air yang Drastis
Wajan anti-lengket yang dalam keadaan sangat panas lalu langsung disiram air dingin atau air suam-suam kuku, dapat menyebabkan kerusakan dan berubah bentuk. Kalau sudah begitu, wajan tak akan lagi memiliki kemampuan mendistribusikan panas. Otomatis, kemampuan untuk "memasak" pun berkurang. Jadi, sehabis dipakai, biarkan wajan benar-benar dingin sebelum dicelupkan atau disiram air.

4. Penggunaan Sodet atau Spatula yang Terbuat dari Besi (Metal)
Jangan pernah menggunakan peralatan besi/stainless steel untuk mengaduk, menyendok, membalik, mencampur, bahkan menjepit makanan di dalam wajan/panci anti-lengket. Tanpa sengaja mengambil makanan dari dalam wajan dengan garpu stainless steel saja, bisa mengakibatkan goresan. Peralatan yang terbaik adalah yang terbuat dari kayu, plastik, atau silikon.

5. Sabut Cuci Kasar
Menggunakan produk untuk membersihkan alat-alat makan yang terbuat dari besi (metal) atau kulit/lap yang keras, dapat menyebabkan lapisan anti-lengket terlepas. Sebaiknya gunakan lap pembersih yang lembut atau busa halus. Cara mencuci yang benar adalah dengan merendam dengan air untuk beberapa lama agar kotoran yang melekat lepas dengan mudah. lalu bersihkan dengan spons lembut atau bilas langsung dengan air sedikit hangat yang sudah dicampur dengan sabun.

6. Mesin Cuci Piring
Deterjen yang digunakan untuk mesin cuci piring umumnya cukup keras jika dipakai untuk mencuci hampir semua peralatan anti-lengket. Akibatnya, wajan/panci/loyang jadi rusak dan juga tak dapat kering 100 persen sehingga menimbulkan karat. Sebaiknya, cuci dengan tangan kemudian langsung dilap hingga kering. Pastikan peralatan masak ini dalam keadaan 100% kering sebelum disimpan.

7. Memasak dengan Panas Tinggi
Hampir semua peralatan masak anti-lengket dibuat untuk memasak makanan dengan panas rendah hingga sedang. Panas yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan lapisan meleleh atau melepuh dan akhirnya panci menjadi rusak. Untuk merawat panci dan membuatnya panjang umur, baca baik-baik aturan pakai mengenai panas yang dapat digunakan oleh peralatan tersebut.

8. Menjadikan sebagai Wadah Penyimpanan Makanan
Jangan biarkan atau simpan makanan yang sudah diolah di dalam panci anti-lengket. Segera pindahkan ke wadah lain.

Sumber: nostalgia.tabloidnova.com

Hits: 1319