VdBackground 02  .jpg

Kekuatan di Titik Terendah

Print
Created on Monday, 18 May 2020 Last Updated on Thursday, 24 June 2021 Written by Phi-D

 

Saat masalah yang dihadapi menjadi sedemikian kompleks, titik terendah pun seringkali adalah "prestasi terbaik" yang dapat dicapai kala itu.

Mmm...

Terkadang...
Teman-teman pun... 
TIDAK BANYAK membantu.

Ada yang sibuk sendiri.
Ada yang menyepelekan.
Ada yang tidak terlalu peduli.

Lalu.... 
Ada yang TANPA sengaja malahan menjatuhkan mental. Ada yang malahan TANPA sadar makin membebani masalah. Ada yang dengan EGOIS malah menganggap masalah mereka jauh lebih penting dan lebih membutuhkan perhatian.

Memang betul kata pepatah, “Teman terbaik adalah teman yang selalu setia, dan bahkan PASTI ada di saat seseorang terpuruk dan susah.” (Baca juga bahwa beberapa teman terkadang membuat kita jatuh dalam masalah di Ketika Masalah Datang).

Maka....
Di titik terendah, kita BELAJAR ikhlas.
Di titik terendah, kita BELAJAR bersabar.
Di titik terendah, kita BELAJAR mengucapkan syukur.

Dan semoga...
Di titik terendah, kita pun akan BELAJAR bangkit untuk menjadi lebih kuat lagi (Baca juga: Kegagalan adalah "Embrio" Keberhasilan) Dan kekuatan untuk bertahan adalah keterampilan yang sangat PENTING untuk menjaga diri sendiri agar TIDAK hancur lebur oleh masalah yang bertubi-tubi menghantam dalam kehidupan (Baca juga: Masalah adalah Hadiah yang Terindah).

Itu sebabnya, titik terendah adalah momen yang SANGAT BERHARGA. Karena saat berada di titik terendah, seseorang dapat merenungkan dan merefleksikan diri sehingga membantu untuk belajar arti kehidupan yang sesungguhnya.

Maka....
saat berada di titik terendah... 
SYUKURI dan NIKMATI saja prosesnya...
seraya tetap berupaya menjaga untuk tetap menghargai proses tersebut dengan dan melindungi diri dengan senyum iklas agar dapat terus BERBAHAGIA.

Aza-aza FIGHTING.



Referensi gambar: IG @eldadido
Referensi tulisan: Dari seorang teman kala SMP, Daniel B.

Hits: 1445