VdBackground 01.jpg

Dasar-dasar Pemasaran untuk Pengusaha Baru

Print
Created on Friday, 03 October 2014 Last Updated on Friday, 03 October 2014 Written by Phi-D


Bagi pengusaha yang mulai menanjak dalam karir mereka, memasarkan produk bisa menjadi mimpi buruk. Tenaga kerja dan modal sangat dibutuhkan untuk dapat memasarkan produk dengan sukses; oleh karena itu, memasarkan produk dapat terlihat tidak mungkin bagi pengusaha baru yang hanya memiliki modal kecil dan jumlah tenaga kerja yang terbatas. Bagaimana pengusaha baru mengumpulkan sumber-sumber penting sehingga dapat memasarkan produk dengan sukses?

LANGKAH-LANGKAH PERTAMA

Berikut ini adalah 3 (tiga) tujuan-tujuan pertama pemasaran yang harus benar-benar dipahami oleh seorang pengusaha.
1. Tetapkan dan tingkatkan pelanggan.
2. Tingkatkan penjualan produk ke setiap pelanggan.
3. Tingkatkan penjualan produk yang lebih mahal, ataupun batasan produk yang lebih tinggi ke setiap pelanggan.

KEMBANGKAN RENCANA PEMASARAN

Perusahaan-perusahaan besar seringkali mengatasi rintangan pertama dalam penjualan produk melalui kampanye iklan yang mahal. Tapi cobalah berasumsi bahwa Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk memasarkan produk Anda melalui siaran televisi skala besar, cetak dan buat kampanye media secara on-line. Ya, Anda hanya perlu memulainya dari hal-hal yang kecil, yaitu dengan sebuah rencana pemasaran dasar. Sebuah kampanye pemasaran yang baik harus terdiri dari hal-hal berikut ini.
1. Target demografis
2. Kebutuhan musiman
3. Keunggulan-keunggulan produk dari pesaing-pesaing
4. Harga produk dan batasan produk
5. Pesan sederhana yang dikirimkan melalui strategi iklan yang efektif.

Jika Anda kesulitan untuk menggambarkan rencana pemasaran yang masuk akal, Anda dapat melakukan survei ke pasar untuk mengukur reaksi pasar ke produk atau jasa yang Anda tawarkan. Pastikan survei Anda berikan kepada kelompok-kelompok yang bervariasi etnik, jenis kelamin, umur, tingkatan pendapatan dan pendidikan sehingga Anda bisa mendapatkan kesimpulan yang terbaik.

Survei yang dapat Anda gunakan terbagi dalam 2 (dua) jenis, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Survei yang Anda gunakan tergantung pada hasil yang Anda inginkan. Apakah Anda menginginkan kualitas lebih dari kuantitas, atau sebaliknya? Karena 2 (dua) survei ini memiliki keuntungan yang sangat berbeda.

a. Survei Kuantitatif

Survei kuantitatif merupakan kuesioner yang telah ditetapkan yang bisa dilakukan dengan tatap muka, melalui surat elektronik atau melalui telepon. Survei jenis ini menuntut Anda untuk mengumpulkan survei  sebanyak-banyaknya sehingga dapat mengukur respon pelanggan seperti sebuah pungutan suara. Survei kuantitatif sangat bagus untuk kebutuhan menggambarkan grafik dan perkiraan.

b.Survei Kualitatif

Survei kualitatif berfokus pada sedikit orang, tanpa menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang telah ditetapkan. Survei ini biasanya dilakukan menggunakan wawancara tatap muka atau pembicaraan dengan kelompok-kelompok tertentu, dimana para partisipannya terlibat dalam diskusi bebas tentang sebuah topik. Survei kualitatif dapat membantu Anda mendapatkan respon yang lebih baik dan terperinci sehubungan dengan produk Anda, tetapi ini juga dapat menghabiskan banyak waktu.
Kebanyakan bisnis yang sukses menggunakan kombinasi dari 2 (dua) metode survei di atas. Bagaimana pun juga, jika Anda tidak memiliki cukup waktu dan kesabaran, Anda dapat memilih survei kuantitatif yang lebih cepat dilakukan dan menawarkan hasil survei yang hampir sama tetapi menghabiskan lebih sedikit tenaga dan waktu.

MENENTUKAN MEDIA IKLAN DAN BIAYA

Anda telah menyusun rencana pemasaran dan menghitung anggaran untuk iklan. Jika Anda seorang pengusaha kecil, biaya yang dikeluarkan mungkin tidak akan terlalu hebat. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rintangan biaya.

1. Hubungi televisi lokal dan stasiun berita radio untuk mendapatkan publisitas gratis. Ini merupakan cara yang efektif jika Anda menawarkan produk yang benar-benar baru dan inovatif yang tidak pernah dibuat sebelumnya.

2. Sebarkan berita “kampanye” iklan melalui media sosial seperti Twitter, Facebook dan Youtube. Jika Anda membuat video yang menarik untuk mengiklankan produk Anda, mengunggahnya secara on-line dan memungkinkannya menyebar seperti api liar, ini akan menjadi iklan yang luar biasa efektif. Dan hebatnya, metode ini gratis.

3. Hubungi para penjual (vendor) dan rekanan Anda untuk berpartisipasi dalam iklan kerja-sama, sehingga beban biaya iklan akan ditanggung bersama.

4. Buatlah iklan melalui Google AdSense atau dari program iklan sejenis, ini lebih murah dibandingkan iklan-iklan dalam bentuk lainnya, dan ini akan dipilah-pilah secara  baik berdasarkan pilihan pencarian dari komputer pengguna. Metode ini akan membuat Anda memiliki banyak target pendengar.

5. Hargai pelanggan Anda dengan bonus berupa uang, diskon atau hadiah-hadiah sewaktu mereka memperkenalkan atau mempublikasikan produk-produk Anda.

Ini hanyalah beberapa ide untuk membantu Anda, sebagai pengusaha baru, untuk mulai terjun dalam dunia yang kompleks dari konsep-konsep pemasaran. Seraya bisnis Anda berkembang, Anda dapat membayar seorang public relationship, penjual dan tim pemasaran untuk membantu Anda menciptakan rencana-rencana yang lebih kompleks.

Diterjemahkan bebas dari:  Marketing Basics for the Novice Entrepreneur (www.businessdictionary.com)

Hits: 660