VdBackground 02  .jpg

Belajar Dasar Desain Grafis untuk Pembuatan Logo

Print
Created on Monday, 25 July 2011 Last Updated on Wednesday, 03 July 2013

 

Suatu logo harus dapat mencirikan dan mendefinisikan suatu perusahaan ataupun suatu produk. Oleh karena itu, pembuatan logo merupakan hal yang paling menantang dalam dunia desain grafis. Meski terlihat sederhana dan tidak banyak variasi grafis, namun pembuatan suatu logo adalah suatu hal yang rumit dan kompleks.

Kunci sukses seorang desainer grafis untuk merancang dan membuat logo adalah riset yang saksama dan kesabaran dalam mencari kesesuaian tema untuk suatu logo.
Berikut ini ada beberapa pengetahuan dasar yang penting dimiliki sebelum membuat atau merancang suatu logo.

Kenali klien atau pemesan logo
Agar dapat merancang logo yang sangat menarik bagi klien, penting sekali untuk mempelajari klien itu luar dan dalam. Hal ini dapat membantu, terutama karena desainer dapat menyesuaikan warna dominan logo dan huruf dengan selera dari klien. Selain itu, penting sekali mencari tahu nilai sikap dari perusahaan tersebut, arah yang akan diambil, pandangan mereka di masa depan dalam 5 sampai 10 tahun ke depan tentang perusahaan atau produk mereka, pesaing terbesar bagi perusahaan mereka. Faktor-faktor ini pun dapat mempengaruhi bentuk dan tampilan akhir dari suatu logo.

Riset, riset dan riset
Riset yang dapat dilakukan adalah dengan mempelajari logo dari pesaing atau perusahaan lainnya yang bergerak dalam industri yang hampir sama. Penting juga belajar tren masa kini pada industrinya sebelum membuat sketsa logo.

Buat sketsa untuk logo
Pembuatan sketsa digunakan untuk membuat gambaran kasar tentang apa saja yang terbesit di pikiran yang berhubungan dengan pembuatan logo. Setelah itu, simpan sketsa gambar selama beberapa jam atau satu harian penuh. Kembali lagi pada sketsa dan mulai membuat tambahan gambar pada sketsa ataupun mengubah sketsa sesuai ide terbaru. Dalam merancang suatu logo, tidak mustahil jika seoarang desainer memiliki antara 50 sampai 100 pilihan ide.

Mulai membentuk logo
Bentuk logo dari sketsa yang paling baik menggambarkan produk atau perusahaan tersebut. Pilih 10 sampai 30 ide terbaik dan mulai membuatnya menjadi kenyataan, menjadi logo yang sebenarnya.

Gunakan perangkat lunak berbasis vektor
Mulai gunakan perangkat lunak berbasis vektor untuk menggambarkan logo di dalam komputer. Mula-mula, gambarlah logo dengan warna putih-hitam. Warna putih-hitam dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana logo akan dikembangkan. Beri tambahan warna pada logo hanya jika logo telah terlihat bagus dan sempurna dalam warna putih-hitam.

Perhatikan penggunaan jenis huruf
Suatu logo harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dibaca dari ukuran yang paling kecil sampai ukuran yang paling besar. Karena itu, selama proses pembuatan logo, cobalah untuk mengecilkan dan membesarkan logo.

Simpan hasil pembuatan logo
Hasil pembuatan logo sebaiknya disimpan dulu dalam bentuk yang masih dapat diperbaiki. Pada Adobe Illustrator, logo sebaiknya disimpan dalam bentuk *.ai atau *.eps.’

Inti dari pembuatan logo ini adalah, logo dibuat bukan berdasarkan apa yang desainer inginkan, tetapi lebih kepada apa yang klien inginkan.

Disadur dari: eHow.com  “How to Learn Logo Graphic Design: The Basics”

Hits: 2130