VdBackground 02  .jpg

Perjalanan Panjang Vaksin Corona

Print
Created on Thursday, 29 April 2021 Last Updated on Thursday, 29 April 2021 Written by Phi-D

.
Banyak orang begitu skeptis terhadap vaksin Corona. Mereka menyebutkan bahwa vaksin itu dibuat secara asal-asalan, tanpa riset mendalam, dalam jangka waktu singkat (kurang dari satu tahun). Hal ini membuat banyak orang merasa pembuatan vaksin Corona yang terlalu cepat dan terkesan kurang penelitian mendalam malahan akan menghasilkan vaksin yang berbahaya.

Itu sebabnya...
Pada akhirnya...
Begitu banyak orang menolak vaksinasi untuk alasan-alasan ini dan banyak alasan lainnya.

Tidak sedikit orang bahkan mengklaim bahwa vaksin ini nantinya malah bukannya menyelamatkan kehidupan tetapi malahan membahayakan kesehatan, terutama kesehatan jangka panjang. Ditambah juga, tersebarnya begitu banyak pendapat orang-orang pintar dan ahli di sosial media tentang pembuatan virus dan vaksinnya. Mereka merasa bahwa penelitian dan pembuatan vaksin begitu tertutup dari publik dan hanya dibuat demi tujuan komersial semata. Dan penyebaran virus ke seluruh dunia yang dianggap begitu misteri [Baca juga: Dari Mana Asal Covid-19?]

Tapi apa kenyataan sebenarnya?

Vaksin Corona ini sebenarnya telah menorehkan sejarahnya sendiri tanpa diketahui oleh orang-orang. Seperti dibahas dalam laman USA Today di bawah judul “Fact check: The vaccine for COVID-19 has been nearly 20 years in the making”, terlihat bahwa artikel ini memberi sedikit cara pandang tentang virus bernama Covid-19 dan bermarga Corona beserta perjalanan panjang pengembangan vaksin Corona sepanjang sejarah.

Mmm...

Sebenarnya...
Artikel aslinya ditulis untuk menjawab sindiran-sindiran ilmiah menarik dari akun-akun media sosial tentang virus yang baru saja “populer”.

[Instagram @ Boyce Watkins on Nov. 30]
“ Mengapa vaksin untuk penyakit-penyakit yang lebih mematikan, yang lebih dulu ada sebelum pandemi, belum dikembangkan sampai sekarang? “

 [Instagram @ Lee Morin]
“40 tahun riset...
Tidak ada vaksin untuk HIV.

Sekitar 100 tahun riset...
Tidak ada vaksin untuk kanker.

Riset berabad-abad...
Tidak ada vaksin untuk flu biasa.

Kurang dari satu tahun...
Dan muncullah vaksin Covid??

Wouuuw...
Anda membuat penalaran yang jitu.”

[Instagram @ Lee Morin]
“Ayolah...
Vaksin ini punya peluang hebat...
7 milyar potensi pengguna...
dalam waktu singkat...

Ikutilah kemana uang bergerak.”

Akhirnya...
Beberapa fakta pun segera diungkap dalam artikel ini untuk menjawab komentar tersebut.

Sejarah Panjang Vaksin Corona

April 1930
Virus Corona pertama kali muncul di peternakan Dakota Utara dan Minnesota dan membunuh puluhan ribu bayi unggas dengan simptom gangguan pernafasan yang cukup aneh.

November 1968
Virus yang digolongkan Corona ditemukan mirip seperti virus hepatitis pada tikus.

November 2002
Virus Corona pertama kali mulai menyerang manusia. Tapi itu tidak memiliki efek mematikan seperti yang dialami hewan. Dari 8.000 yang terinfeksi, hanya 774 yang meninggal.

Dan sejak itu...
Vaksin mulai dikembangkan...

Jadi sebenarnya...
Dibutuh hampir 20 tahun (atau lebih tepatnya 18 tahun) untuk meneliti dan mengembangkan vaksin Corona ini.

Sebagai contoh, pada tahun 1991, vaksin telah mulai dikembangkan untuk berfokus pada kemampuan spike protein dari virus yang digunakan virus untuk menempel di organ atau sel makhluk hidup.

Namun sayangnya...

Tahun 2003, Dr. Peter Hotez (peneliti vaksin) mengatakan bahwa penelitian tidak dapat dilanjutkan karena tidak ada investasi pembiayaan lanjutan.

Setelah itu, tahun 2016, timnya bekerja sama dengan Galveston National Laboratory untuk melanjutkan penelitian dan berhasil menemukan vaksin virus Corona pertama.

Sayangnya lagi...
Mereka tidak punya dana tambahan untuk melakukan uji coba klinis pada keampuhan vaksin untuk melawan virus Corona.

Sejak 2003, virus Corona tidak lagi menyebar sehingga sulit menguji coba efikasi vaksin pada wilayah berbeda dan ras berbeda. Dan ini pun berarti tidak ada investor yang akan berinvestasi di industri Farmasi.

Waaah...
Ternyata...
Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan cukup kompleks dan membutuhkan biaya yang sangat besar juga.

Dan terkadang...
Penemuan terbaru membutuhkan banyak waktu untuk mendapatkan kepercayaan publik.

Mmm...
Itu sebabnya...
Pandemi virus Corona ini memang unik dan dapat dijadikan sebagai salah satu novel ilmiah yang menarik.

Mmm lagi...
Keberhasilan industri farmasi dalam berjibaku mengatasi pandemi telah menguntungkan dunia bioteknologi. Ini dapat menarik perhatian beberapa miliarder dunia untuk ikut mengalihkan investasi ke dunia farmasi dan bioteknologi demi memperbaiki taraf hidup dan kesehatan umat manusia secara keseluruhan.

Mmm lagi-lagi...
What a wonderful world....

Jadi...
Pertanyaannya adalah...
Apakah Anda pun sangat ingin membantu dunia meritokrasi di bidang penelitian, riset, kesehatan, dan pengembangan manusia?

Jika Anda ingin membantu, Anda pun dapat melakukannya dengan menggunakan vaksin Corona yang telah ditunjuk oleh negara Anda. Dan dengan demikian, Anda pun menjadi pahlawan dunia dalam memerangi virus yang cukup mengganggu perekonomian dunia (Baca juga bahwa Dunia Ekonomi "Berterima Kasih” pada Pandemi di artikel: Pandemi Global, Masalahnya dan Manfaatnya bagi Manusia).

Selalu semangat.
Aza-aza FIGHTING.

#BerpikirPositif
#BermentalBaja
#MasalahItuBerharga
#MenyikapiPandemi
#PerubahanHidup

Disadur bebas: Fact check: The vaccine for COVID-19 has been nearly 20 years in the making (© www.usatoday.com)

Artikel ini ditulis sebagai salah satu materi ajar dalam el-Science, Sistem Pendidikan Modern (www.eldadido.com)

Hits: 77