VdBackground 01.jpg

Memperkenalkan Pemrograman ke Anak-anak

Print
Created on Wednesday, 24 April 2013 Last Updated on Thursday, 03 April 2014 Written by Phi-D


Sewaktu mendengar kata pemrograman, programmer, kode komputer, alur program dan sejenisnya, apa yang terbayang di benak Anda? Orang pintar? Orang yang berpengalaman di dunia komputer? Ahli komputer yang mengutak-atik komputer selama puluhan tahun? Bahasa mesin yang sulit ditulis? Pada umumnya, orang memberikan "label" bahwa programming adalah sesuatu yang luar biasa sulit dan mustahil dipelajari atau dimengerti oleh mereka yang menggunakan komputer, terlebih lagi tidak mungkin dapat dipahami oleh anak-anak.

 

Beberapa orang bahkan berdebat tentang pentingnya mengajar anak-anak cara menggunakan komputer, seperti cara menyalakan komputer, menggunakan aplikasi, melakukan pencarian di situs web dan sebagainya. Menurut mereka, ketrampilan-ketrampilan hanya dibutuhkan oleh para mahasiswa untuk meraih kesuksesan dan prospek mencari pekerjaan di masa depan.

Akan tetapi dibalik perdebatan tentang menggunakan internet dan mengoperasikan komputer, beberapa praktisi berpendapat bahwa penting untuk memperkenalkan sedini mungkin dan mengajarkan bukan hanya cara menggunakan komputer, tetapi juga cara membuat dan menulis kode-kode komputer, alias memrogram komputer, bahkan ke anak-anak.

 

Mengapa penting memperkenalkan anak-anak bahasa pemrograman dari usia sangat muda? Memperkenalkan pemrograman sedini mungkin membuat anak-anak dapat membayangkan apa yang terjadi di dalam komputer dan cara komputer yang saling terhubung (online) dapat berkomunikasi satu sama lain. Pengetahuan tentang pemrograman, bahkan pada tingkat dasar, membuat teknologi lebih mudah dikelola karena dianggap bukanlah sesuatu magis atau gaib.

Benarkan anak-anak sanggup memahami kode-kode komputer yang sama sekali berbeda dengan bahasa yang umumnya dipakai untuk berkomunikasi dengan teman-teman atau orang tuanya? Contoh nyata adalah pembuat Antivirus dari Bojongsoang, Indonesia. Usianya masih sangat muda. Arrival (umur 13 tahun, kelas 6 SD) begitu ahli menulis kode untuk menangkap dan membersihkan virus dari komputer. Kakaknya, Taufik (umur 18 tahun, kelas 2 SMA) membantu merancang tampilan anti virus yang diberi nama Artav. Sebuah bukti bahwa tidak mustahil membuat anak-anak menyukai kode pemrograman dari usia yang sangat muda.

Berikut ini adalah contoh-contoh perangkat lunak yang direkomendasikan situs familyinternet.about.com dan blogs.kqed.org untuk mengajarkan pemrograman kepada anak-anak.

SCRATCH
Aplikasi ini dikembangkan oleh MIT Media Lab dan merupakan bahasa pemrograman visual untuk anak-anak usia 6 tahun ke atas. Sejak diluncurkan pada tahun 2007, lebih dari 800.000 pengguna Scratch sudah membagi lebih dari 1,7 juta proyek dari permainan (games) sampai animasi. Scracth menggunakan potongan blok dalam bentuk grafis untuk menggambarkan kode program sehingga menarik dan membantu anak-anak yang belum mahir mengetik cepat. Beberapa proyek di unggah ke situs Scratch untuk menjadi inspirasi proyek. Harga aplikasi ini menarik, yaitu GRATIS dan dapat dijalankan pada sistem operasi Mac, Windows dan Linux.

Unduh aplikasi Scratch.

ALICE
Aplikasi ini pemrograman 3D yang dirancang untuk mengajarkan ke anak tentang pemrograman berbasis obyek dan metode eksekusi program berdasarkan pesan atau kejadian tertentu (event). Anak dapat menarik dan meletakkan potongan kode berbentuk grafik untuk menganimasikan sebuah obyek dan membuat program. Aplikasi ini merupakan aplikasi open source sehingga dapat diunduh secara GRATIS.

Unduh aplikasi Alice.

HACKETY HACK
Aplikasi ini dapat digunakan pada sistem operasi Windows, Mac dan Linux dan mengajarkan dasar pemrograman dalam bahasa Ruby yang populer. Anak-anak dilatih untuk mengingat dan menggunakan sintaks dasar dari bahasa pemrograman Ruby. Tutorial aplikasi ini terintegrasi secara baik dengan teks editornya sehingga anak-anak tidak perlu bolak-balik beralih dari tutorial ke teks editor program. Aplikasi ini dapat memberikan dasar yang kuat bagi anak-anak tentang bahasa pemrograman sehingga mereka dapat dengan cepat dan mudah membangun aplikasinya sendiri dalam bahasa pemrogaman Ruby yang sederhana. Hackety Hack merupakan aplikasi open source dan dapat diunduh dengan GRATIS.

Unduh aplikasi Hackety Hack.

ARDUINO
Arduino merupakan prototipe platform elektronik open source dengan komponen perangkat keras dan lunak. Perangkat keras Arduino dapat diprogram dengan bahasa pemrograman setingkat bahasa C++. Meskipun  ini bukan salah satu cara yang mudah untuk mempelajari pemrograman, akan tetapi membangun sesuatu yang bergerak yang dapat diprogram membuat pelajaran pemrograman menjadi begitu menyenangkan. Bahkan belakangan ini dikembangkan perangkat Arduino yang dapat berkomunikasi dengan perangkat bergerak (mobile device) dengan sistem Android.

LEGO MINDSTORM
Lego sangat terkenal untuk permainan bongkah plastik kecil yang dapat disusun dan dirangkai dalam beragam bentuk. Akan tetapi, perangkat Lego Mindstorm merupakan sesuatu yang berbeda. Ini dikarenakan paketnya menyertakan beberapa bongkah plastik, juga sensor dan motor penggerak yang memungkinkan anak-anak membangun sebuah robot. Kode pemrogramannya ditampilkan dalam kotak-kotak perintah.

INTERACTIVE LOGO
Logo merupakan bahasa pemrograman sederhana yang dirancang untuk pendidikan. Penggunanya dapat mengendalikan "seekor kura-kura" di layar dengan perintah-perintah dalam bahasa Inggris sederhana untuk mengarahkan kura-kura ini untuk bergerak maju, mundur, berbelok ke kiri atau ke kanan. Aplikasi ini dapat digunakan secara online dan kode-kode programnya cukup mudah dibaca oleh para pemula namun juga cukup sulit digunakan bagi para programmer yang serius.

Contoh pembuatan proyek dengan Interactive Logo.

Gunakan aplikasi ini secara online.

CHALLENGE YOU!
Aplikasi ini disediakan dalam bentuk situs web yang dapat membantu pengguna merancang permainan (games) dan jaringan (mazes) sendiri. Situs ini membantu anak-anak membangun permainan-permainan kreatif dengan konsep seperti pencarian harta karun dan eksplorasi sehingga jauh sekali dari permainan-permainan yang bersifat kekerasan. Pengunjung situs ini dapat juga memainkan permainan lain yang telah dibuat oleh programmer lainnya pada pustaka permainan (game library).

Lalu bagaimana agar Anda dapat belajar pemrograman, baca artikel: Sikap untuk Mempermudah Belajar Pemrograman.

Disadur dari berbagai sumber.
Sumber gambar: inet.detik.com

Hits: 3165