VdBackground 02  .jpg

Meningkatkan Karisma dan ”Daya Tarik”

Print
Created on Tuesday, 03 March 2015 Last Updated on Wednesday, 04 April 2018 Written by Phi-D


Apakah Anda pernah melihat orang yang memiliki daya tarik yang sangat besar?

Saat orang tersebut memasuki sebuah ruangan, orang-orang seakan-akan mengalihkan mata kepadanya. Ada apa dengan orang ini? Apa yang dimilikinya sehingga perhatian semua orang seakan terpusat padanya? Ya, orang ini memang memiliki daya magis yang disebut dengan karisma.

Definisi Karisma

Apakah sebenarnya karisma itu? Menurut Susan Wilson Solovic, penulis The Girl’s Guide to Power and Success (Panduan bagi Perempuan untuk Kuat dan Sukses), karisma adalah semacam aura tidak terlihat. Biasanya orang yang memiliki karisma memiliki kepribadian yang kuat dan kemampuan untuk berhubungan dengan orang-orang di sekitarnya sesuai emosi dan tingkat intelektualitasnya. Tidak semua orang secara alami memiliki karisma.

Karisma tidak hanya dapat memberikan daya tarik pribadi, tetapi juga dapat menjadi salah satu penunjang sukses dalam karir. Memang benar, tidak semua orang terlahir dengan bakat karisma, tetapi karisma dapat muncul dari dalam diri Anda. Bagaimana caranya memunculkan karisma dalam diri Anda? Pelajari beberapa kiat berikut ini dan praktekkan, setelah itu lihat apa hasilnya pada diri Anda.

Menciptakan Daya Tarik Pribadi

Pernyataan bahwa penampilan lahiriah (fisik) tidak lebih berarti dari pada penampilan batiniah tidak sepenuhnya benar. Pergaulan modern sering menjadikan penampilan luar sebagai barometer kepercayaan, apalagi jika Anda bergerak di bidang yang berhubungan dengan banyak kalangan. Maka untuk menyakinkan orang-orang, Anda HARUS memperhatikan penampilan Anda.

Dr. Susan Scribner, ahli etika dalam marketing diri, menyatakan bahwa 85% penjualan dipengaruhi oleh penampilan luar. Ini bukan berarti Anda harus memiliki wajah jelita atau tampan. Anda pun tidak perlu memiliki tubuh yang sempurna, tetapi Anda HARUS tahu bagaimana memberikan kesan menarik di mata orang lain sehingga mempengaruhi penampilan luar Anda.

Menunjukkan Sikap Bersahabat

Semua orang pasti merasa senang jika memiliki rekan kerja yang ceria dan bersahabat. Memang mempertahankan suasana hati agar tetap ceria dan bersahabat bukanlah hal yang mudah, tetapi ini adalah salah satu cara terbaik untuk memancarkan karisma di dalam diri Anda (baca artikel: Apa yang Lupa Dilakukan Orang-orang yang Ceria). Karena itu, pandai-pandailah menjaga emosi dan selalu coba selipkan sedikit humor dalam percakapan. Humor merupakan unsur penting dalam pergaulan; karena itu saat menghadiri rapat, melakukan pertemuan dengan orang banyak atau bercakap-cakap dengan rekan kerja, cobalah cairkan suasana dengan menambahkan humor.

Akan tetapi Anda harus tetap mengendalikan humor dengan menghindari humor yang berkesan jorok, menyinggung SARA atau melecehkan; jangan biarkan humor Anda terdengar ‘murahan’ karena itu dapat menurunkan kredibilitas Anda di mata rekan-rekan kerja Anda.

Hindari Sikap Menunduk

Kebanyakan dari kita jarang memperhatikan gaya berjalan sebagai bagian pendukung karier. Dalam karier, profesionalisme dapat dinilai dari cara berjalan. Sikap berjalan yang mantap dan pandangan lurus ke depan memberikan kesan pribadi yang percaya diri dan terbuka. Anda akan dianggap sosok berkarakter kuat yang siap menghadapi tugas dan masalah yang akan datang.

Jangan Lupakan Etika dan Sopan Santun

Dalam dunia kerja terdapat begitu banyak aturan yang harus dipatuhi. Akan tetapi, ada juga begitu banyak aturan tidak tertulis dan bahkan tidak terlintas yang juga harus dipahami. Mulai dari cara berpakaian, cara menerima telepon, hingga cara makan saat bersama rekan kerja dan klien. Di mata rekan kerja dan klien bisnis, sikap dan bahasa tubuh memang sangat menentukan karena pandangan orang tentang Anda bisa menjadi taruhan. Sebenarnya ada begitu banyak buku yang bisa dibaca saat Anda ingin mempelajari lebih banyak soal etika.

Usahakan Menggunakan Pemilihan Kata yang Tepat

Ingatlah beberapa hal ini sewaktu Anda berada di puncak kemarahan:
1. Seorang yang marah tidak dapat mengendalikan kata-katanya sehingga seringkali saat kemarahan mulai mereda, orang tersebut bisa jadi mulai menyesali kata-kata yang telah diucapkan.
2. Tidak semua orang dapat memahami kata-kata yang diucapkan dalam kemarahan sehingga bukannya memberikan penjelasan yang baik, orang-orang yang mendengarkan malahan menjadi sakit hati.

Maka saat Anda sedang marah, berupayalah mengendalikan kemarahan Anda dan pilihlah kata-kata yang tepat sehingga tidak memperparah situasi yang sudah tegang.

Akan tetapi, ada juga kasus-kasus dalam dunia pekerjaan yang membuat banyak orang melakukan berbagai cara untuk menarik simpati. Namun cara-cara dengan motif yang tidak baik dan dibuat demi keuntungan pribadi bukanlah bagian dari sikap orang yang berkarisma. Maka tetap ingat bahwa yang paling penting adalah jangan pernah merendahkan orang lain demi mendongkrak reputasi. Lalu bagaimana jika Anda menghadapi lingkungan kerja yang penuh persaingan? [Baca artikel: Kompetisi membuat Anda lebih Kuat] Lebih baik selalu berupaya melihat sisi positif dari kepribadian seseorang. Berikan ucapan-ucapan yang bernada positif sehingga membuat orang-orang menjadi senang mendengarnya (baca juga artikel: Cara untuk Membuat Anda dapat Berpikir Positif).

Jalin Kontak Mata Saat Bicara

Selain memberi penghargaan pada lawan bicara, banyak hal yang dapat Anda tangkap dari sorot mata seseorang. Anda akan tahu saat lawan bicara mencoba untuk berbohong melalui sorotan matanya. Selain itu dengan menatap mata lawan bicara, Anda terlihat lebih percaya diri dan berpikiran terbuka. Namun usahakan agar tidak melakukan kontak mata berlebihan karena ini membuat orang lain merasa dikuasai dan tidak nyaman. Strategi kontak mata juga akan memberi Anda nilai lebih karena akan memunculkan respek dan karisma diri secara alami.

Jangan Takut untuk Dipuji

Siapa yang tidak suka dipuji? Semua orang pasti ingin diakui kelebihanya. Namun adakalanya seseorang merasa kurang berhak atau malu menerima pujian dari orang lain. Kebiasaan ini seringkali dimiliki oleh kaum wanita yang sering merasa dirinya kurang dari orang lain. Jangan sampai ini dibawa berlarut-larut, apalagi dalam urusan karir. Masalahnya bukan hanya karisma yang terpengaruh, tetapi karir Anda akan tersendat.

Karena itu saat ada pujian datang, mulailah melakukan cara sederhana dengan tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Dengan cara ini orang lain tentu juga akan merasa dihargai karena memberikan pujian kepada Anda.

Jangan Takut jadi Pusat Perhatian

Meski menjadi pusat perhatian terdengar menyenangkan, mungkin hanya segelintir orang yang merasa percaya diri untuk menjadi pusat perhatian. Maka jika Anda tidak memiliki rasa percaya diri yang besar, jangan terburu-buru menjadi pusat perhatian hanya karena Anda ingin mendapatkan karisma diri. Kekuatan diri ini hanya dapat dimiiliki orang-orang yang memiliki kemampuan mengalahkan rasa canggungnya.

Karena itu, agar Anda dapat menjadi pusat perhatian tanpa rasa canggung, lupakan ketakutan Anda. Cobalah untuk lebih menyakini kelebihan yang telah Anda miliki. Buat daftar-daftar positif yang Anda miliki dan jangan lupa menuliskan juga daftar prestasi yang pernah Anda raih. Yakinkan bahwa semua ini adalah modal agar dapat tampil prima dan tidak ragu untuk menjadi pusat perhatian.

Aza-aza FIGHTING.

Disadur bebas dari tulisan seorang teman di jejaring sosial.

 

Hits: 4488