VdBackground 02  .jpg

Mengapa Karyawan Anda Mengundurkan Diri?

Print
Created on Tuesday, 30 September 2014 Last Updated on Tuesday, 30 September 2014 Written by Phi-D


Suatu hari di sebuah kedai kopi, terdengar percakapan berikut ini dari seorang pria yang sedang bercakap-cakap dengan orang lain menggunakan telpon selularnya.
“Tahun depan kita harus lebih keras saat merekrut karyawan. Kita harus sedapat mungkin membuat mereka bekerja paling tidak satu tahun.”

Akan tetapi, pergantian dan banyaknya karyawan yang mengundurkan diri bukan berarti ada masalah dalam cara perekrutan pegawai. Bisa jadi ini disebabkan karena budaya perusahaan tersebut yang tidak berupaya menghargai karyawannya. Berikut ini adalah beberapa alasan yang bisa jadi membuat karyawan Anda tidak ingin bertahan dalam pekerjaan mereka di perusahaan Anda.

Pimpinan
Penulis Marcus Buckingham dan Curt Coffman mengatakan dalam bukunya, First Break All the Rules: What The Worlds’ Greatest Managers Do Differently (Pertama-tama adalah Patahkan Semua Aturan: Apa Hal Berbeda yang Dilakukan oleh Pimpinan-pimpinan Terhebat di Dunia), bahwa orang-orang tidak meninggalkan pekerjaan mereka, mereka meninggalkan pimpinan mereka. Jika karyawan tidak dekat dengan pimpinan mereka, tidak menyukai atau merespek mereka, mereka akan meninggalkan perusahaan walaupun mereka memiliki gaji yang tinggi dan banyak keuntungan lainnya. Pimpinan yang buruk adalah faktor penting yang membuat karyawan tidak menunjukkan prestasi yang bagus. Pimpinan yang baik akan membuat karyawannya tidak mementingkan gaji dan bekerja dengan loyal.

Pimpinan yang tidak memberikan kesempatan bagi karyawannya, tidak berkomunikasi dengan mereka dan tidak menghargai karyawannya akan berisiko dengan tingginya pergantian karyawan. Pimpinan yang baik membuat karyawan mereka masih tetap senang menghubungi mereka walaupun sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut. Pimpinan yang buruk adalah orang yang terus Anda “lacak” keberadaannya sehingga Anda dapat selalu menghindarinya.

Selalu melakukan Re-organisasi
Perusahaan-perusahaan yang selalu melakukan reorganisasi setiap enam sampai sembilan bulan sekali tidak memiliki angka retension yang baik. Manajemen teratas mereka bergeser ke posisi-posisi yang berbeda, pimpinan berubah-ubah dan unit bisnis mereka berganti nama. Setiap kali terjadi re-organisasi, karyawan dibuat bingung. Ini menciptakan lingkungan yang tidak pasti dan karyawan Anda merasa mereka tidak dapat bertahan di sana.

Persaingan Negatif
Persaingan itu bagus, tapi perang gladiator itu tidak bagus. Mengadu orang dan departemen tidak  mendorong karyawan Anda untuk tetap bekerja dalam perusahaan Anda. Beberapa karyawan Anda bisa jadi merasakan tekanan dari lingkungan. Itu sebabnya ada begitu banyak artikel yang ditulis tentang cara mengatasi tekanan (baca artikel: Tips Mengatasi Stress dalam Hidup dan di Tempat Kerja). Ya, karyawan Anda pasti akan meninggalkan pekerjaan mereka jika tekanan membuat mereka sakit.

Kurangnya Dukungan
Apakah Anda berkomunikasi dengan karyawan Anda? Apakah Anda duduk dan merancang rencana untuk mengembangkan potensi mereka dalam perusahaan? Apakah rencana tersebut telah dicoba diterapkan? Jika seorang pimpinan tidak menyediakan waktu untuk mengenal karyawan mereka dan membantu mereka berkembang, karyawan Anda akan merasa tidak dihargai. Apakah Anda tahu yang dilakukan oleh karyawan yang tidak dihargai? Mereka akan pergi.

Mary Kay Ash, pendiri kosmetik Mary Kay mengatakan tentang penghargaan, “Setiap orang ingin dihargai, maka jika Anda menghargai seseorang, jangan simpan itu dalam hati Anda.” Perusahaan kosmetik Mary Kay menghargai perjuangan para penjual kosmetik itu dengan hadiah-hadiah, piagam-piagam pengakuan dan acara-acara yang sangat menarik. Para pimpinan tidak perlu ikut dalam perjalanan-perjalanan tersebut, tetapi dengan mengetahui pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan-karyawan mereka, ini membuat perbedaan besar pada angka retension.

Mary Kay Ash mengatakan, “People are definitely a company’s greatest asset. It doesn’t make any difference whether the product is cars or cosmetics. A company is only as good as the people it keeps (Orang-orang adalah aset terbesar dari sebuah perusahaan. Tidak peduli apakah produk perusahaan itu mobil atau kosmetik. Sebuah perusahaan itu sama bagusnya dengan orang yang ada di dalamnya).”

Diterjemahkan bebas dari:   Why Your Employees Are Leaving? (www.forbes.com)

Hits: 681