VdBackground 01.jpg

Meloncati “Zona Nyaman”? Sulit, tetapi Harus! (bagian 2)

Print
Created on Friday, 16 January 2015 Last Updated on Monday, 19 January 2015 Written by Phi-D


Seperti ditulis artikel Meloncati “Zona Nyaman”? Sulit,   tetapi Harus! (bagian 1), penting sekali meloncati zona nyaman Anda. Akan tetapi Anda perlu berhati-hati agar saat Anda meloncati zona nyaman, Anda tidak loncat terlalu jauh dari zona nyaman Anda sehingga tidak menghancurkan produktivitas dan kinerja Anda.

Agar lebih jelas, Anda dapat melihat batasan-batasan dari zona nyaman yang sering diilustrasikan seperti gambar di bawah ini.


   
Dari gambar terlihat bahwa perluasan dari zona nyaman adalah zona belajar, tetapi zona belajar dapat sangat cepat mengarah ke zona panik, dimana kekuatiran terlalu tinggi.

Ilustrasi ini dapat menggambarkan hasil dari eksperimen yang dilakukan pada tikus, dimana saat mencapai zona panik, kinerja tikus malah hancur.

Cara Menghadapi Ketidakpastian

Banyak kekuatiran yang datang karena meninggalkan zona nyaman terjadi karena adanya tingkat ketidaknyaman dari keadaan yang tidak pasti. Ada alasan kenapa memasak makanan di malam hari bukanlah masalah besar jika Anda melakukannya terus-menerus. Keadaannya ini menjadi rutinitas dan Anda tahu apa yang diharapkan. Menyetir mobil untuk pertama kalinya, terbang bebas di angkasa atau memulai pekerjaan yang baru adalah aktivitas-aktivitas yang penuh dengan ketidakpastian, dan itu semua menimbulkan kekuatiran.

Ketidakpastian membuat Anda menanggapi hal-hal secara negatif. Sebuah penelitian menemukan bahwa saat gambaran negatif didahului oleh ketidakpastian, itu semua membuat orang menjadi bingung dibandingkan jika hal itu sudah diharapkan/terlihat kepastiannya. Ini membuat seseorang menanggapi sesuatu yang baru sebagai sesuatu yang negatif, meski bisa jadi itu akan disukai pada akhirnya.

Brené Brown, melakukan penelitian dan mengatakan bahwa ketidakpastian sosial, politik atau kondisi ekonomi dapat memperkecil zona nyaman Anda secara efektif. Semakin Anda takut, zona nyaman akan menjadi semakin kecil dan semakin sulit dihancurkan.

Kebiasaan/hal-hal yang sudah lazim memang membuat seseorang menjadi nyaman dan senang, sehingga tidak heran jika seseorang tidak suka mencoba hal-hal baru. Dari sudut pandang evolusioner, manusia melihat hal-hal yang sudah lazim sebagai sesuatu yang aman, dan mereka tenggelam pada apa yang telah diketahu sehingga otaknya akan berpikir, ”Ayo, kita telah mencobanya sebelumnya, dan tidak mati. Maka pastinya akan aman jika kita melakukannya lagi.”

Sebaliknya, mencoba hal-hal baru akan menghabiskan energi dan ini akan membuat Anda merasa letih atau bosan, sehingga Anda akan kembali mengandalkan kebiasaan lama daripada mengambil risiko yang baru (baca artikel: Takut Mengambil Risiko = ??).

Menghancurkan Batas Zona Nyaman

Jadi, haruskah Anda menghancurkan batas di zona nyaman Anda? Apakah itu benar-benar bagus untuk Anda? Penelitian mengatakan ya, pada tingkat tertentu. Seperti tikus percobaan di awal artikel ini, ada hal-hal menarik yang dapat Anda temukan di area zona belajar. Akan tetapi, jangan berjalan terlalu jauh sebelum Anda benar-benar siap loncat dari zona nyaman Anda sehingga Anda tidak akan menabrak atau pun memasuki zona panik.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang Anda dapatkan jika Anda dapat menghancurkan atau pun meloncati zona nyaman Anda dan mencoba beberapa hal baru yang dapat sedikit meningkatkan kekuatiran Anda.

1. Membantu Anda Bertumbuh
Saat rasa sukses, sedikit kekuatiran dan keragu-raguan bercampur menjadi satu, ini dapat memberikan pertumbuhan kepribadian. Oleh karena itu, pengalaman di luar ruangan seperti memanjat tebing atau pun terjun payung dapat membuat seseorang sangat gembira dan segar. Ya, awalnya, aktivitas-aktivitas ini memancing rasa takut dan menimbulkan kekuatiran, namun saat selesai dilakukan, ini memberikan perasaan puas dan meningkatkan rasa kepercayaan diri.

2. Zona nyaman Anda akan diperluas (baca juga artikel: Perluaslah Zona Nyaman Anda!)
Saat zona nyaman Anda kecil, dimana hal-hal yang dapat Anda lakukan tanpa rasa kuatir sangat kecil, maka Anda akan menjadi lebih mudah ketakutan dan kuatir. Anda pun kehilangan banyak hal-hal yang luar biasa menarik yang ditawarkan kehidupan. Akan tetapi, jika Anda sering loncat dari zona nyaman Anda, bahkan ini sering Anda lakukan, maka Anda tidak mudah ketakutan, bahkan Anda merasa nyaman untuk mempelajari banyak hal baru dan mencoba tantangan-tantangan berisiko yang ada di dunia (baca juga artikel: Mengapa Mengambil Risiko?).

3. Memotivasi Anda dan Membantu Anda Terus Belajar
Jika Anda sering melakukan sesuatu yang baru, tingkat dopamin di otak Anda juga akan meningkat. Dopamin sering disebut sebagai ”pusat hadiah”, yang bertanggung-jawab untuk memotivasi Anda untuk mencari penghargaan. Melakukan hal-hal yang baru dapat meningkatkan keinginan tersebut. Selain itu, mempelajari sesuatu yang baru dapat meningkatkan ingatan dan keinginan untuk terus belajar karena otak Anda menjadi lebih ”encer”.

Daniel H. Pink, penulis buku “Drive: The Surprising Truth About What Motivates Us” mengatakan bahwa hal ideal yang dicari manusia adalah sebuah tempat tidak nyaman yang produktif. Ia memberikan pepatah berikut, “If you’re too comfortable, you’re not productive. And if you’re too uncomfortable, you’re not productive. Like Goldilocks, we can’t be too hot or too cold (Jika Anda terlalu nyaman, Anda tidak produktif. Dan jika Anda terlalu tidak nyaman, Anda tidak produktif. Seperti prinsip Goldilocks, kita tidak dapat terlalu panas atau terlalu dingin).”

(baca artikel: Goldilock vs Zona Nyaman).

Karena itu, Anda harus memahami diri sendiri dan mencari titik tengah dimana Anda dapat merasakan kekuatiran, tetapi jagalah agar kekuatiran itu terkendali. Karena saat Anda dapat menjaga kekuatiran pada tingkat yang sesuai dan tidak menyentuh zona panik, maka Anda akan berhasil memperluas zona nyaman Anda dan itu akan luar biasa bagus untuk kehidupan Anda.

Aza-aza FIGHTING.

Disadur dari: Getting out of your comfort zone! Why it’s hard and why you should (©  blog.pickcrew.com)

Hits: 862