VdBackground 01.jpg

Suka Duka Berkencan dengan Pengusaha

Print
Created on Tuesday, 29 August 2017 Last Updated on Friday, 27 October 2017 Written by Phi-D


Berkencan dengan pengusaha memang terlihat luar biasa. Seperti yang diketahui kebanyakan orang, para pengusaha adalah orang-orang yang menyenangkan. Akan tetapi sewaktu membangun suatu hubungan romantis, ini tampaknya terlihat berbeda. Para pengusaha seringkali bukanlah tipe orang yang mudah diajak bekerja sama untuk membangun hubungan romatis. Hal ini bukan karena para pengusaha tidak dapat menjadi pasangan kencan yang berkualitas atau bukan karena seseorang yang tidak memiliki profesi sebagai pengusaha tidak dapat menikmati hubungan yang hangat dengan seorang pengusaha. Masalah ini terjadi karena para pengusaha memiliki ambisi yang sangat tinggi, kurang menjaga keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan, jadwal kerja mereka terlalu menuntut sehingga sulit dikelola. Hal-hal ini hanyalah sebagian masalah yang membuat pasangan seorang pengusaha seringkali sulit menerimanya, terutama jika ia tidak memiliki cara pandang yang sama.

Karena itu, seorang pengusaha perlu jujur memberi-tahukan pasangannya tentang gaya hidup seorang pengusaha, terutama jika ia tengah membangun suatu perusahaan rintisan. Ia perlu memahami bagaimana gaya hidup itu akan berpengaruh langsung pada pasangannya. Berikut ini adalah beberapa hal yang paling menantang saat seseorang memilih untuk berkencan dengan seorang pengusaha.

1. Mengubah Rencana di Menit Terakhir

Saat merencanakan jalan-jalan yang menarik, pasangan dari seorang pengusaha harus berpikir bahwa rencana jalan-jalan ini bisa dibatalkan secara tiba-tiba. Bahkan semua rencana yang telah dijadwalkan dengan baik dapat, dan seringkali, berubah; atau yang lebih buruknya, dibatalkan di menit-menit terakhir. Maka jika seseorang memilih untuk berkencan dengan seorang pengusaha, ia harus memastikan bahwa ia selalu dapat fleksibel terhadap waktu dan rencananya.

2.  Emotional Roller Coaster

Seorang pengusaha seringkali mengalami banyak pasang surut emosi, yang jika diilustrasikan akan seperti saat seseorang mengendarai roller coaster. Terkadang dia merasa begitu tegang dan ketakutan, terkadang begitu sedih, bahkan terkadang bisa dengan cepat berubah menjadi begitu bergembira dan bersemangat. Pasang surut emosi ini bukan terjadi karena dia memiliki penyakit psikologi tertentu, tetapi lebih tepatnya ini terjadi dikarenakan perubahan yang terus menerus dari bisnis yang sedang ia kelola. Terkadang bisnisnya dapat meraih keuntungan besar, tetapi terkadang bisnisnya berada dalam ketidak-pastian, atau terkadang bisnisnya terancam bangkrut.  Dalam beberapa kasus, perubahan emosi yang dialaminya dapat terjadi secara cepat, dan bahkan itu bisa terjadi di hari yang sama. Mengingat adanya ketakutan, kegembiraan, dan frustasi yang akan selalu dihadapi para pengusaha saat mengeksekusi mimpinya, mereka yang memilih untuk membangun hubungan romantis dengan para pengusaha tidak dapat selalu mengharapkan melihatnya dalam keadaan selalu tenang dan menyenangkan.

3.  Bersaing Perhatian

Berkencan dengan seorang pengusaha itu seperti berkencan dengan 2 (dua) orang pada saat yang sama, pengusaha itu sendiri dan bisnis yang dibangunnya. Ini membuat mereka yang memilih menjalin hubungan dengan seorang pengusaha akan selalu merasa tersaingi sehingga akan selalu berkompetisi untuk menarik perhatian pengusaha itu dari bisnis yang dikelolanya. Apalagi jika pengusaha itu sedang berupaya membangun sebuah perusahaan rintisan, maka hampir dapat dipastikan bahwa mereka yang berkencan dengan seorang pengusaha akan selalu kehilangan perhatian.

4. Jam Kerja yang Panjang

Seorang pengusaha tidak pernah dapat menjalani kehidupan dan pekerjaannya secara seimbang. Sewaktu ia memulai bisnisnya, tidak ada jam kerja yang teratur, tidak ada akhir minggu, atau pun tidak ada akhir dari suatu hari. Meskipun seorang pengusaha tidak bekerja 24/7, yaitu bekerja selama 24 jam sehari sepanjang 7 hari dalam seminggu, tetapi ia SELALU SIAP untuk bekerja setiap hari meskipun waktu telah menunjukkan lebih dari jam 5 sore.

5. Selalu Ada Gangguan

Saat seseorang menjalankan bisnis, selalu ada saja hal yang salah dan hal-hal yang tidak berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Oleh karena itu, mereka yang memilih untuk berkencan dengan seorang pengusaha harus siap menghadapi berbagai interupsi dan gangguan yang tidak diduga yang dapat muncul kapan saja, terutama selama berkencan di malam hari, sewaktu bercengkerama dengan keluarga, ataupun saat menikmati waktu liburan.

6. Selalu Bepergian

Membangun sebuah bisnis adalah tentang membangun suatu hubungan, dan terkadang hubungan-hubungan itu perlu dijalin di daerah yang berjauhan. Seorang pengusaha seringkali harus bepergian untuk melakukan banyak perjalanan bisnis, mulai dari rapat dan konferensi sampai melakukan penawaran dengan investor penting. Ini berarti jika seseorang memilih berkencan dengan seorang pengusaha, maka  ia harus selalu siap untuk ditinggal kapan saja.

7. Bekerja di Akhir Minggu

Bisnis itu seperti bayi yang baru lahir. Itu membutuhkan perhatian yang terus-menerus dan tidak dapat membedakan hari kerja dan hari istirahat di akhir minggu. Memang penting untuk menyisihkan waktu bersama pasangan, tetapi seringkali para pengusaha harus bekerja bahkan di saat orang-orang lainnya beristirahat di akhir minggu.

8. Anggaran Belanja Menipis

Saat seorang pengusaha mulai menjalankan sebuah perusahaan baru, maka ia akan menginvestasikan segalanya ke sana, termasuk anggaran keuangannya. Saat terjadi kondisi yang berat, dan biasanya memang sering terjadi, maka tidak ada pemasukkan dalam bisnis. Jika seseorang tidak terbiasa berhemat dan hidup dalam kesusahan, maka ia dapat dipastikan tidak dapat berkencan dan menikahi seorang pengusaha.

9. Selalu Mengumpulkan Uang

Mulai dari saat mereka bermimpi, para pendiri sebuah perusahaan selalu berupaya menabung, dan upaya itu tidak pernah berhenti. Maka jika seseorang memilih seorang pengusaha sebagai pasangannya, maka ia harus selalu siap untuk mendengarkan percakapan tentang investor, pertemuan lapangan, dan bahkan perjalanan bisnis selanjutnya keluar kota.

10. Bisnis Pengusaha itu adalah Bisnis Pasangannya

Perjalanan bisnis, yang baik, yang buruk, dan yang biasa-biasa saja, merupakan bagian terpenting dari kehidupan pendiri bisnis, dan itu akan menjadi bagian terpenting dari kehidupan pasangannya. Biasakan diri dengan kata-kata seperti “Kita” dan “Kami”, dan selalu bangga dengan visi pengusaha itu. Ini akan menjadi sumber dukungan yang besar bagi pengusaha tersebut.

Para pendiri usaha bisa jadi memancarkan kekuatan dan keyakinan, tetapi mereka perlu tahu bahwa mimpi mereka didukung. Sangat sulit untuk menahan seorang pengusaha, terutama saat semua logika mengatakan bahwa mereka gila. Akan tetapi dengan memberikan dukungan pada mereka dalam menjalankan bisnisnya, itu akan membuat mereka sangat semangat.

Tidak ada rahasia yang sama yang akan menjamin hubungan yang sukses, baik dengan seorang pengusaha atau dengan orang yang bukan pengusaha. Akan tetapi, dengan mengetahui beberapa tantangan yang umum dari karakter para pengusaha, ini akan mempersiapkan pasangan yang akan berkencan dengan pengusaha. Seperti halnya dalam setiap hubungan, kejujuran dan komunikasi merupakan kunci untuk menghindari kemarahan dan memastikan bahwa setiap pihak didukung secara penuh.

Disadur bebas dari: Dating an Entrepreneur: 10 Brutal Truths You Need to Know (©i nc-asean.com/startup)
Sumber gambar:  12 Surprising Signs Entrepreneur © www.entrepreneur.com

Hits: 43