VdBackground 02  .jpg

Cara-cara Meningkatkan Energi Positif

Print
Created on Thursday, 15 October 2015 Last Updated on Tuesday, 01 December 2015 Written by Phi-D

 

Albert Einstein mengemukakan Hukum Kekekalan Energi yang mengatakan bahwa energi itu tidak dapat diciptakan atau pun dimusnahkan. Meskipun demikian, energi dapat berubah bentuk; misalnya dalam seterika listrik, energi listrik dapat diubah menjadi energi panas; pada turbin angin, energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik; dan sebaliknya pada kipas angin, energi listrik diubah menjadi energi gerak.

Sebenarnya, setiap benda atau pun makhluk hidup memiliki energi. Energi-energi yang dimiliki dapat berupa energi positif atau pun negatif. Energi yang dikeluarkan seseorang pun dapat mempengaruhi bukan hanya manusia lainnya, tetapi juga benda-benda di sekitarnya. Karena itu penting agar seseorang MEMIKIRKAN dengan serius energi macam apa yang sedang dikeluarkan dari diri seseorang.

Ya, energi bukanlah sesuatu yang dapat dilihat dengan kasat mata, tetapi itu dapat dirasakan dengan baik. Bahkan seseorang yang memiliki energi berlimpah dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya dengan kuat. Oleh karena itu penting agar seseorang selalu berupaya mengeluarkan energi positif dengan melakukan kebaikan sehingga dapat memberikan pengaruh yang baik untuk orang-orang dan lingkungan sekitarnya.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan energi positif dan menularkan pada orang-orang lain.

1. Sediakan Waktu untuk Berhubungan dengan Orang-orang Lain di Tempat Kerja

Buatlah upaya untuk menjalin dan mengembangkan hubungan menjadi suatu "pekerjaan" dan tindakan rutin. Walaupun saat itu Anda begitu lelah, sediakan waktu untuk melibatkan seseorang secara pribadi dalam percakapan. Jika Anda mempedulikan orang-orang lain dan menjalin hubungan di luar pekerjaan, Anda sedang membangun kepercayaan dan keyakinan pada integritas Anda.

2. Lakukan Apa yang Telah Anda Katakan

Orang-orang akan mendapatkan energi dari tugas mereka jika mereka melihat orang yang memberikan tugas itu bekerja di dalamnya dan terlibat. Saat orang-orang mendapat energi, energi "diciptakan" sehingga ini mempengaruhi mereka dan orang-orang akan akan menjadi antusias dalam melakukan pekerjaan mereka.

3. Buatlah itu Lebih Besar dari yang Anda Inginkan

Orang menjadi lebih berenergi dengan kehadiran dari orang yang memiliki sesuatu yang lebih besar dari yang mereka miliki. Orang-orang berenergi sering ditugaskan untuk berfokus melakukan sesuatu yang tepat dan bukan untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

4. Lihat pada Sesuatu yang Positif, bukan Hanya Masalah

Orang-orang yang memiliki energi negatif tidak dapat melihat aspek-aspek positif dari suatu situasi, sebaliknya mereka memilih untuk berfokus pada masalah-masalah. Pendekatan yang mereka lakukan meremehkan kontribusi yang diberikan orang-orang dan merampas keyakinan mereka bahwa kontribusi yang mereka berikan sangat penting.

5. Berikan Kritik pada Ide, bukan pada Orang

Saat Anda tidak setuju pada seseorang, berikan perhatian pada masalah dan bukan pada nilai kontribusi yang diberikan orang tersebut. Orang-orang yang berenergi dapat tidak setuju pada sebuah ide tetapi mereka tidak meremehkan orang yang memberikan ide tersebut.

6. Perlihatkan Antusias yang Sungguh-sungguh

Ini berarti Anda akan terlibat secara mental dan fisik dalam rapat dan percakapan. Sebaliknya dari pada diam mengikuti dan mendengarkan percakapan yang sedang terjadi, orang-orang yang memiliki energi akan secara fisik dan mental memperlihatkan ketertarikan mereka pada orang dan topik dari percakapan tersebut.

7. Carilah Cara untuk Membiarkan Orang Lain memberikan Kontribusi

Orang-orang berenergi akan bertindak fleksibel dan tidak memaksa orang-orang lain untuk mengikuti cara berpikirnya. Mereka akan menarik orang-orang ke dalam percakapan dan proyek-proyek dengan menemukan peluang-peluang bagi orang-orang untuk memberikan kontribusi.

8. Jangan Membiarkan Keahlian Anda membuat Orang Lain merasa Buruk

Orang-orang berenergi memiliki beragam keahlian. Akan tetapi penting untuk mengingat agar keahlian yang Anda miliki harus digunakan secara patut. Jika Anda menggunakan keahlian Anda secara agresif, maka Anda akan menutup cara berpikir inovatif dari orang-orang lain dan merampas peluang orang-orang lain untuk memberikan kontribusi.

Pertanyaannya adalah, apakah ada gunanya memiliki energi yang positif di dalam kehidupan? (Baca artikel: Pentingnya Energi Positif dalam Pekerjaan).


Referensi tulisan: Positive Energy Leads to Promotions, Here’s How You can Increase It  (©  www.bakadesuyo.com)

Hits: 1028