VdBackground 02  .jpg

Mengapa Mengambil Risiko?

Print
Created on Tuesday, 30 December 2014 Last Updated on Friday, 18 November 2016 Written by Phi-D


Banyak orang takut menghadapi risiko dalam hidup mereka karena mereka memikirkan dampak negatif yang akan didapatkan bila keputusan yang mereka ambil ternyata salah. Padahal kehidupan yang dijalani oleh setiap manusia penuh dengan risiko dan berbagai kemungkinan. Misalnya saat berjalan kaki, ada saja risiko-risiko yang bisa terjadi seperti Anda berjalan ke arah yang salah, jatuh tersangkut batu atau yang lebih buruknya, Anda bisa tertabrak kendaraan meski sudah berjalan di jalur yang benar.

Lalu, kenapa banyak orang tidak menyukai untuk mengambil atau menghadapi risiko? Karena memang dalam kamus besar, kata risiko bukanlah sesuatu yang bernada positif. Dalam kamus bahasa Indonesia, kata risiko diterjemahkan sebagai suatu akibat yang kurang menyenangkan, merugikan dan membahayakan. Dan dengan cara yang sama, kamus bahasa Inggris pun menerjemahkan kata risiko demikian, risk is a situation involving exposure to danger, harm or loss (risiko adalah suatu situasi yang melibatkan bahaya, petaka atau kerugian). Jadi kata risiko merupakan suatu tindakan yang merugikan dan sebaiknya dihindari karena akibat-akibatnya yang tidak menyenangkan. Maka tidaklah mengherankan jika kebanyakan orang MENGHINDARI untuk mengambil ataupun menanggung risiko.

Akan tetapi, daripada hanya memikirkan dampak negatif, cobalah untuk melihat risiko dari sisi yang lainnya. Cobalah mengevaluasi sisi-sisi positif yang bisa Anda tuai dibalik kondisi negatif yang Anda alami karena Anda mengambil risiko (baca juga: Apakah Anda Orang yang Positif?). Dengan melakukan ini, Anda akan menjadi aktif dan bergerak maju untuk berani mengambil risiko (baca juga: Takut Mengambil Risiko = ??).

Memang sewaktu mengambil risiko, Anda PASTI harus menghadapi bahaya, masalah dan kerugian. Akan tetapi, Anda tidak perlu menghindari risiko, tapi cobalah untuk memperkecil efek buruk dari risiko yang telah Anda ambil (Baca tips untuk mengambil risiko di artikel Ambillah Risiko!). Berikut ini adalah beberapa langkah untuk memperkecil efek buruk risiko yang telah Anda ambil namun terlihat tidak berhasil.

Belajar dari Pengalaman
Pengalaman di sini adalah pengalaman pribadi Anda, atau pengalaman dari orang lain yang bisa Anda dapatkan dengan membaca biografi dari orang-orang yang pernah melakukan hal-hal berisiko seperti yang telah Anda lakukan ataupun dengan berdiskusi dengan orang-orang yang punya keberanian untuk mengambil risiko.

Ya, Anda dapat belajar dari kesalahan yang pernah dibuat, kerugian yang diderita, cara untuk mengatasi kesulitan dari risiko yang gagal, dan sebagainya (baca artikel: Perluas Zona Nyaman Anda). Jika Anda memang benar-benar suka mengambil risiko, Anda harus menjadi orang yang SUKA belajar dan CEPAT belajar (baca juga artikel: Meloncati Zona Nyaman? Sulit, tapi Harus!).

Prinsip ”Artificial Intellegence
Artificial Intelligence adalah salah satu bidang ilmu komputer yang digunakan untuk memberikan kecerdasan buatan pada suatu alat atau mesin. Prinsipnya adalah dengan memasukkan sebanyak mungkin data yang berupa kemungkinan-kemungkinan. Oleh karena itu, belajar dari prinsip ini, Anda pun dapat mengantisipasi berbagai keadaan saat mengambil risiko dengan mencari data-data yang bisa Anda dapatkan dengan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan ke pikiran (baca juga artikel Perluas Zona Nyaman Anda, pada bagian: Hancurkan Rintangan). Sebagai contoh, apa hal terbaik yang bisa diperoleh dengan mengambil risiko ini? Apa hal terburuk yang bisa diderita? Bagaimana cara meminimalkan konsekuensi terburuk? Bagaimana cara membangkitkan semangat jika risiko yang diambil terlalu berbahaya? Apa hal tersulit yang harus ditempuh untuk melaksanakan tantangan berisiko ini?

Sekilas prinsip ini memang bertentangan dengan prinsip untuk tidak banyak berpikir sebelum mengambil risiko di artikel Ambillah Risiko!, akan tetapi prinsip ini akan membuat Anda dapat melihat bahwa selalu ada kemungkinan untuk dapat melakukan hal tersulit dan tampak mustahil dilakukan. Anda pun dapat lebih siap jika ternyata risiko yang Anda ambil malahan membuat hidup Anda lebih menderita. Selain itu, prinsip ini juga akan sangat membantu untuk mengembalikan semangat untuk kembali berjuang jika ternyata tantangan berisiko yang diambil terlalu sulit, terlalu bahaya, atau bahkan gagal. Bahkan Anda pun lebih cepat melihat cara keluar dari risiko yang terlihat terlalu berbahaya.

Inti dari prinsip ini adalah mengumpulkan sebanyak mungkin data dan kemungkinan-kemungkinan. Prinsip ini selaras dengan prinsip “Life is a game of possibilities, so play with all the possibilities,” dari artikel Jika Anda Hanya Memiliki 0.01% Kesempatan untuk Berhasil. Maka karena hidup itu adalah permainan dari banyak kemungkinan, jadi bermainlah dengan semua kemungkinan dan lakukan risiko-risiko yang dapat membuat hidup Anda menjadi luar biasa berwarna, seru dan menyenangkan (baca juga: Takut Mengambil Risiko = ??).

Aza-aza FIGHTING.

Sumber gambar:  © www.theinvestorsjournal.com

Hits: 1133